PENGHILANG KEGELAPAN..

 

بـــــسم الله الرّ حـــــمن الرّحـــــيم

Alkisah suatu saat, Muhammad ibn al-Mukandir mengatakan bahwa ia mendengar ayahnya berkata sebagai berikut.

Ketika Sufyan ats-Tsawri sedang berthawaf, tiba-tiba ia melihat seorang laki-laki yang tidak mengangkat dan menapakkan kakinya melainkan ia bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Lalu ats-Tsawry bertanya,

“Fulan, anda meninggalkan tasbih, tahlil dan selalu bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Apa gerangan yang telah terjadi pada diri anda?”

“Siapa anda, wahai hamba Allah?” tanya orang itu.

“Saya Sufyan ats-Tsawry.”

Lalu orang itu berkata,

“Kalaulah anda bukan seorang yang zuhud dan terpandang, saya tidak akan memberitahukan kepada anda kisah saya dan tidak akan membeberkan rahasia saya.”

Selanjutnya orang itu berkata,

“Saya dan ayah saya pergi berhaji ke Baitullah. Ketika saya tiba di manazil, ayah saya jatuh sakit. Sayapun mengurusnya hingga ia meninggal dunia dengan wajah yang menghitam. Lalu saya mengucapkan inna lillahi wa inna ilayhi raji’un (sesungguhnya kami milik Allah dan kepadaNya kami kembali). Saya tutup wajahnya karena matanya selalu menatap saya. Saya lantas tidur dengan menanggung kesedihan. “

“Dalam tidur itu, saya bermimpi melihat seorang laki-laki dengan wajah yang paling tampan yang pernah saya lihat, berpakaian sangat bersih, dan menyebarkan wangi yang sangat harum. Ia melangkah hingga mendekati ayah saya, lalu menyingkapkan kain yang menutupi wajahnya. Ia mengusap wajah ayah saya yang hitam, hingga berubah menjadi putih. Kemudian ia kembali.”

“Seketika saya menarik bajunya dan bertanya, “Wahai hamba Allah, siapakah anda yang telah Allah utus kepada ayah saya di tanah yang asing ini?”

Ia menjawab,

“Tidakkah engkau mengenalku? Aku Muhammad ibn Abdullah, pembawa AlQuran. Sementara ayahmu telah menzalimi dirinya, tetapi ia banyak bersholawat kepadaku. Aku adalah penolong orang-orang yang memperbanyak sholawat kepadaku.”

Ketika terbangun, saya melihat wajah ayah saya yang dulunya hitam dan gelap, telah berubah menjadi putih.”

Gallery | This entry was posted in Al Islam. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s