Keutamaan Shalawat….

Disebutkan di dalam hadist dari Rasulullah SAW, diriwayatkan oleh Imam Ghazali, bahwa beliau bersabda :

“Allah SWT menciptakan malaikat yang memiliki sayap di timur dan sayap di barat. Kepalanya berada di bawah “Arsy dan kedua kakinya berada di bawah bumi ke tujuh. Ia memiliki bulu sejumlah makhluk Allah SWT. Apabila seseorang, laki-laki atau perempuan dari umatku bershalawat kepadaku, Allah SWT memerintahkannya agar ia tenggelam di dalam lautan cahaya di bawah ‘Arsy, lalu tenggelam di dalam lautan cahaya tersebut, kemudian keluar dan membentangkan sayapnya, yang setiap bulunya meneteskan air, dan dari setiap tetesan air itu, Allah SWT menciptakan malaikat yang memintakan ampunan untuknya hingga hari kiamat.”

Segala puji bagi Allah SWT, Tuhan semesta Alam, shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada junjungan kita Rasulullah SAW, beserta keluarganya yang suci, para sahabatnya yang mulia dan semua pengikutnya yang senantiasa selalu jujur dan setia dalam melaksanakan ajarannya dimanapun mereka berada hingga ke akhir zaman.

Sesungguhnya Allah SWT telah menciptakan Rasulullah SAW sebagai makhlukNya yang paling mulia di atas bumi. Beliau adalah makhluk yang diciptakan terlebih dahulu daripada makhluk atau ciptaan Allah lainnya dari Nur Allah SWT, yang merupakan cahaya yang khusus Allah SWT ciptakan untuknya, sehingga menunjukkan betapa mulia dan utamanya Rasulullah SAW.

Dari sebuah riwayat sahabat Rasulullah SAW, yaitu Jabir RA, bahwa Jabir RA pernah bertanya kepada Rasulullah SAW, Rasulullah SAW menjawab,

“Wahai Jabir! Sesungguhnya sejak awal Allah telah menciptakan nur atau cahaya Nabimu dari cahayaNya sebelum menciptakan yang lainnya.”

Rasulullah SAW pun memiliki beberapa keutamaan dibandingkan nabi-nabi lainnya, dan juga beliau memiliki beberapa mukzizat yang tidak diberikan kepada seorang nabi sebelumnya, diantaranya adalah Al quran. Bahkan umat Rasulullah SAW pun adalah umat yang paling baik dari umat nabi-nabi sebelumnya.

Dalam hadist yang diriwayatkan dari Abu Umamah, Rasulullah SAW bersabda,

“Aku telah diberi 5 hal yang tidak diberikan kepada seorang nabipun sebelumku : (1) aku dimenangkan melalui rasa takut (dari musuh) dalam perjalanan 1 bulan, (2) bumi dijadikan masjid dan alat bersuci untukku, oleh karena itu barangsiapa diantara umatku yang masuk saktu sholat, maka kerjakanlah sholat (dimana saja),   (3) dan dihalalkan bagiku harta rampasan perang dimana hal itu tidak pernah dihalalkan bagi seorangpun sebelumku, (4) dan telah diberikan kepadaku syafaat, (5) serta nabi-nabi sebelumku telah diutus kepada kaumnya, sedang aku diutus kepada seluruh umat manusia.” (HR Bukhari dan Muslim). 

Sehingga, sebagai umat Rasulullah SAW, kita wajib bersyukur telah menjadi umat beliau dengan bershalawat yang sebetulnya merupakan  salah satu ibadah dan ucapan yang sangat mudah dilakukan, tetapi mempunya derajat yang sangat tinggi di sisi Allah SWT. Keutamaan shalawat juga terdapat di Alquran, dimana Allah SWT berfirman:

 إنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (Q.S. Al-Ahzab: 56)

Diriwayatkan dari ‘Abdullah bin ‘Umar dari Rasulullah SAW, bahwa beliau bersabda :

“Apabila kalian mendengar muadzdzin sedang adzan maka jawablah seperti apa yang ia katakan kemudian bershalawatlah atasku karena sesungguhnya orang yang bershalawat atasku sekali maka Allah akan bershalawat (merahmati) untuknya sepuluh kali lipat. Lalu memohonlah kepada Allah suatu perantara untukku karena sesungguhnya derajat di surga tidak akan diberikan kecuali kepada seorang hamba dari hamba-hamba Allah. Dan aku berharap supaya aku menjadi hamba tersebut. Maka barangsiapa yang memohon kepada Allah bagiku suatu perantara maka ia akan mendapatkan syafaatku di hari kiamat”. (HR. Muslim).

اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلاَةِ القَائِمَةِ ، آتِ مُحَمَّدًا الوَسِيلَةَ وَالفَضِيلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ

“Ya Allah! Tuhan pemilik adzan yang sempurna ini dan sholat yang ditegakkan, berilah Muhammad wasilah dan fadhilah dan bangkitkanlah ia pada tempat terpuji yang telah Engkau janjikan untuknya.”

Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang bersholawat untukku sekali maka Allah akan bersholawat untuknya sepuluh kali, diampuni sepuluh dosa-dosanya dan diangkat baginya sepuluh derajat.”  (H.R. Ahmad dan Bukhari)

Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya manusia yang paling utama di sisiku pada hari kiamat adalah orang yang paling banyak mengucapkan shalawat untukku.”(H.R. At-Tirmidzi)

Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA : Rasulullah SAW pernah bersabda,

“Setiap Nabi AS memiliki doa yang mustajab, maka setiap nabi telah menggunakan doa tersebut. Dan aku menyimpannya sebagai syafa’at bagi ummatku, kelak di hari kiamat. Maka, syafa’at tersebut Insya Allah akan didapati oleh setiap orang dari umatku yang wafat dalam keadaan tidak menyekutukan Allah ta’ala dengan suatu apapun.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Gallery | This entry was posted in Al Islam. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s